Misa Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah diawal Tahun 2026

Umat Katolik Paroki St. Petrus & Paulus Kelor mengawali lembaran baru tahun 2026 dengan merayakan Ekaristi di hari pertama dalam kalender Masehi, bersamaan dengan perayaan liturgi Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah yang juga sering diperingati oleh Gereja Katolik sedunia sebagai Hari Perdamaian Sedunia.
Misa awal tahun ini dimulai pada pukul 08.00, dipimpin oleh Romo Christophorus Sutrasno Purwanto, Pr dan dihadiri oleh umat paroki dari  berbagai wilayah. Dalam bacaan Injil, kita diajak untuk meneladani sikap Maria yang mampu “menyimpan segala perkara di dalam hatinya.” 

Selain itu, perayaan ekaristi di awal tahun 2026  ini menjadi momen bagi umat untuk memohon berkat Allah bagi resolusi, kesehatan, dan kedamaian di tahun 2026, melalui bantuan doa Bunda Maria. Suasana misa berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Lagu-lagu pujian bernuansa devosi Maria dan Natal dikumandangkan oleh koor, menambah keagungan suasana. 

 
Pesan Homili

Dalam homilinya, Romo Trasno menekankan pentingnya “Kelembutan Hati” di tahun 2026. Ia mengajak umat untuk tidak hanya sibuk dengan perayaan duniawi, tetapi belajar dari Bunda Maria yang peka terhadap kehendak Allah. “Di tahun 2026 ini, mari kita jadikan Bunda Maria sebagai model iman. Di tengah dunia yang bising, kita butuh keheningan hati untuk mendengar suara Tuhan,” ujar Romo Trasno di sela-sela khotbahnya. 

 

Penutup 
Misa diakhiri dengan berkat awal tahun. Umat pulang dengan gembira sambil saling mengucapkan selamat tahun baru di pelataran gereja.

Selamat Tahun Baru 2026. Berkah Dalem