Komuni Pertama 25 Anak Di Kapel Semin Paroki Kelor Bertepatan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

Komuni Pertama Paroki Kelor di Kapel Semin

Kelor, 7 Juni 2026 – Sukacita dan rasa syukur memenuhi Kapel Semin pada Minggu pagi, 7 Juni 2026. Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, sebanyak 25 anak menerima Komuni Pertama dalam Perayaan Ekaristi yang dimulai pukul 08.00 WIB. Momen istimewa ini menjadi pengalaman iman yang mendalam bagi anak-anak yang untuk pertama kalinya menyambut Tubuh dan Darah Kristus dalam Sakramen Ekaristi.

Perayaan berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Anak-anak calon penerima Komuni Pertama hadir dengan didampingi kedua orang tua mereka sebagai tanda dukungan dan pendampingan iman dalam keluarga. Kehadiran keluarga menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan iman anak tidak hanya berlangsung di gereja, tetapi juga bertumbuh dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Markus Januharka, Pr, yang akrab disapa Romo Nanung. Dalam homilinya, Romo Nanung mengajak anak-anak dan seluruh umat untuk memahami makna Komuni Kudus secara lebih mendalam.

“Ketika menerima Komuni, kita menyantap Tubuh Kristus. Artinya, Tuhan sendiri hadir dalam hati dan jiwa kita yang menyambut Tubuh dan Darah Kristus. Saat komuni, kita tidak hanya makan apa, tetapi siapa yang kita sambut, yaitu Yesus Kristus sendiri,” ungkap Romo Nanung.

Sakramen Ekaristi
Menerima Tubuh dan Darah Kristus

Dengan bahasa yang sederhana dan dekat dengan kehidupan anak-anak, Romo Nanung menjelaskan bahwa makanan yang disukai seseorang sering kali menggambarkan kepribadiannya. Orang yang menyukai makanan manis biasanya dikenal ceria, ramah, dan menyenangkan. Sementara mereka yang gemar makanan pedas sering kali memiliki karakter tegas, berani, dan lantang.

Melalui ilustrasi tersebut, Romo Nanung mengajak anak-anak untuk menyadari bahwa ketika mereka menyambut Yesus dalam Komuni Kudus, hidup mereka pun diharapkan semakin mencerminkan pribadi Kristus yang penuh kasih, lemah lembut, pengampun, dan peduli kepada sesama.

Suasana haru tampak ketika satu per satu anak maju menerima Komuni Kudus untuk pertama kalinya. Dengan penuh hormat mereka menyambut Tubuh Kristus, menandai langkah baru dalam perjalanan iman mereka sebagai anggota Gereja Katolik yang semakin dewasa.

Menjelang akhir Perayaan Ekaristi, sebelum pemberkatan penutup, anak-anak penerima Komuni Pertama mendapatkan sukacita tambahan. Mereka secara resmi dilantik menjadi anggota Putra Altar, sehingga tidak hanya menerima rahmat melalui Sakramen Ekaristi, tetapi juga diajak untuk terlibat aktif dalam pelayanan liturgi Gereja.

Perayaan ini menjadi momen yang sangat bermakna bagi anak-anak, orang tua, para pendamping, dan seluruh umat yang hadir. Diharapkan rahmat yang diterima melalui Komuni Pertama semakin menumbuhkan kecintaan mereka kepada Ekaristi serta semangat untuk mengikuti Yesus dalam kehidupan sehari-hari.

Pelantikan Putra Altar Paroki Kelor
Pelantikan Putra Altar Paroki Kelor

Makna Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi) mengingatkan umat beriman akan anugerah terbesar yang diberikan Yesus kepada Gereja-Nya, yaitu Sakramen Ekaristi. Dalam Ekaristi, roti dan anggur dikuduskan menjadi Tubuh dan Darah Kristus yang sesungguhnya. Melalui Komuni Kudus, umat dipersatukan dengan Kristus dan dengan seluruh Gereja.

Ekaristi bukan sekadar simbol atau kenangan akan Yesus, melainkan kehadiran nyata Kristus yang terus menyertai umat-Nya. Ketika menerima Komuni Kudus dengan hati yang siap dan penuh iman, kita menerima kekuatan rohani untuk hidup semakin serupa dengan Kristus.

Karena itu, Komuni Pertama bukanlah akhir dari proses belajar iman, melainkan awal perjalanan baru untuk semakin mencintai Yesus dalam Ekaristi, rajin mengikuti Misa, berdoa, dan mewujudkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Makna Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus
Makna Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

Sabda Tuhan Tentang Roti Hidup

Dalam Injil menurut Santo Yohanes 6:51, Yesus bersabda:

“Akulah roti hidup yang telah turun dari surga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya; dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

Sabda ini menegaskan bahwa Yesus memberikan diri-Nya sendiri sebagai makanan rohani bagi umat manusia. Melalui Komuni Kudus, kita dipersatukan dengan Dia yang adalah sumber kehidupan dan keselamatan.

Semoga anak-anak yang telah menerima Komuni Pertama semakin bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih, serta setia hidup sebagai murid-murid Kristus yang membawa terang dan sukacita bagi sesama. Berkah Dalem.

Komuni Pertama Paroki Kelor 2026
Komuni Pertama Paroki Kelor 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *