Menghidupi Ardas IX KAS dan Menyongsong Lustrum IV Paroki Kelor
Pada hari Sabtu, tanggal 21 februari 2026 bertempat di Aula Faustine Paroki Santo Petrus dan Paulus Kelor ada kegiatan dari bidang pelayanan Paguyuban yaitu Pendampingan Kelompok Kategorial Devosional Paroki Kelor Semester I tahun 2026). Acara dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai selesai menghadirkan narasumber Vikaris Paroki Kelor yaitu Romo Christophorus Sutrasno Purwanto, Pr.
Peserta yang mengikuti acara ini adalah para Pengurus Inti (Ketua, Sekretaris, Bendahara) dari Kelompok Kategorial bidang Paguyuban yaitu PUPIP, Legio Maria, PDKK, Paguyuban Worosemedi, dan JKKI. Ketua, Sekretaris, Bendahara
Lungguh Bareng, Rembugan Bareng
Kegiatan ini merupakan pertemuan perdana semester I tahun 2026 pendampingan Bidang Paguyuban pada kelompok kategorial devosional di Paroki Kelor. Fokus utama pertemuan ini adalah mensinergikan gerak langkah kelompok kategorial dengan visi Keuskupan Agung Semarang (Ardas IX) dan momentum Tahun Paroki Lustrum IV Paroki Kelor.
Dialog dan paparan materi dalam pertemuan ini mencakup tiga poin strategis:
1 .Reaktualisasi Jati Diri
Meninjau kembali peran kelompok kategorial sebagai “Laboratorium Iman” (KHK 298) yang melengkapi struktur teritorial (Lingkungan/Wilayah).
- Internalisasi Ardas IX KAS (2026-2030)
Membedah bagaimana karisma khas masing-masing kelompok (Doa, Kunjungan, Karismatik, Belas Kasih) dapat mewujudkan visi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan.
- Persiapan Lustrum IV Paroki
Menggalang partisipasi aktif kelompok kategorial sebagai subjek perayaan syukur 20 tahun Paroki Kelor, guna mempererat tali persaudaraan antarumat.

Makna Rohani
Makna spiritual yang dibangun dalam pendampingan ini adalah:
- Kelompok Kategorial sebagai bagian Paroki: Menyadari bahwa keberagaman karisma adalah kekayaan Gereja. Jika kelompok kategorial sehat secara rohani, maka seluruh tubuh Paroki Kelor akan bergerak dinamis menyongsong Lustrum IV.
- Sinodalitas dan Sinergi: Menghidupi semangat Lungguh Bareng, Rembug Bareng, lan Nandangi Bareng. Kelompok kategorial diajak untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berkolaborasi antar-kelompok untuk menjawab tantangan zaman, terutama dalam hal regenerasi anggota muda.
- Wujud Syukur Lustrum IV: Memaknai 20 tahun perjalanan Paroki Kelor sebagai momentum untuk memperbarui komitmen pelayanan. Kelompok kategorial bukan sekadar organisasi formal, melainkan persekutuan murid-murid Kristus yang siap diutus menjadi saksi kasih Allah yang menyejahterakan.
Semoga umat Paroki Kelor semakin berkembang dalam iman selaras dalam menghidupi ARDAS IX dan siap menyongsong lustrum IV Paroki Santo Petrus dan Paulus Kelor. Berkah Dalem.

