Kelor, 6 Maret 2026 – Bidang Paguyuban Paroki Santo Petrus dan Paulus Kelor melalui Tim Pelayanan (Timpel) Ibu-Ibu Paroki mengadakan kunjungan pastoral kepada kelompok ibu-ibu di Wilayah Santo Paulus Sambeng pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini bertempat di Aula Santo Petrus Wilayah Santo Paulus Sambeng dan dihadiri oleh perwakilan ibu-ibu dari lingkungan-lingkungan di wilayah tersebut.
Kunjungan ini dihadiri oleh anggota Timpel Ibu-Ibu Paroki yang dipimpin oleh Agnes Maria Tritsiana Yulianti bersama rekan-rekan, Ketua Wilayah Sambeng Paulus Budi Santosa, serta kelompok ibu-ibu wilayah Sambeng. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kekeluargaan.
Srawung dan Dialog Iman Para Ibu
Kegiatan ini menjadi ruang srawung atau perjumpaan yang hangat antar ibu-ibu paroki dan ibu-ibu wilayah. Dalam pertemuan tersebut, para peserta berdialog serta berbagi pengalaman tentang peran mereka dalam mendampingi pertumbuhan iman anak-anak di tengah berbagai tantangan kehidupan keluarga masa kini.
Melalui percakapan yang terbuka, para ibu saling bertukar cerita mengenai praktik sederhana dalam keluarga, seperti membiasakan doa bersama, memberi teladan hidup yang baik, serta menanamkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari. Hal-hal sederhana tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan iman anak-anak sejak dini.
Pertemuan ini juga menegaskan kembali bahwa ibu memiliki peran penting sebagai pendidik iman pertama dalam keluarga. Kehadiran ibu tidak hanya sebagai pengasuh, tetapi juga sebagai teladan iman yang nyata bagi anak-anak melalui sikap hidup, kebiasaan doa, serta nilai kasih dan pengampunan dalam kehidupan keluarga.

Mempererat Paguyuban Ibu-Ibu Wilayah
Selain sebagai sarana berbagi pengalaman iman, kunjungan ini juga bertujuan mempererat relasi antar anggota paguyuban ibu-ibu di wilayah. Melalui pertemuan seperti ini, para ibu diharapkan semakin saling mengenal, membangun kedekatan, dan saling mendukung dalam kehidupan beriman.
Paguyuban ibu-ibu wilayah menjadi wadah penting bagi para ibu untuk bertumbuh bersama. Dalam kebersamaan tersebut, mereka dapat saling menguatkan ketika menghadapi tantangan dalam keluarga sekaligus belajar dari pengalaman satu sama lain.

Menyadari Panggilan sebagai Ecclesia Domestica
Secara rohani, pertemuan ini mengajak para ibu untuk semakin menyadari panggilan mereka sebagai pendidik iman dalam keluarga yang menjadi ecclesia domestica atau Gereja rumah tangga. Keluarga dipandang sebagai tempat pertama dan utama bagi anak-anak untuk mengenal iman, nilai-nilai Kristiani, serta kehidupan Gereja.
Melalui kebersamaan dalam paguyuban, para ibu diharapkan tidak merasa berjalan sendiri dalam menjalankan tanggung jawab tersebut. Sebaliknya, mereka dapat saling menopang dalam semangat persekutuan, sehingga mampu mendampingi anak-anak dan keluarga untuk semakin mengenal serta menghidupi ajaran Kristus.
Kunjungan kasih ini menjadi salah satu langkah nyata Paroki Kelor dalam memperkuat kehidupan iman keluarga melalui pemberdayaan para ibu sebagai pilar utama dalam pembinaan iman di rumah tangga. Dengan semangat kebersamaan, paguyuban ibu-ibu diharapkan terus menjadi ruang perjumpaan yang menumbuhkan iman, harapan, dan kasih di tengah keluarga-keluarga Katolik.
Berkah Dalem.

